Skip to main content

Tafsir Ibnu Abbas Tentang Surat An Nas 1-6

Tafsir Ibnu Abbas Tentang Surat An Nas 1-6 - Sebelum masuk ke penjelasan pada judul tersebut, admin oviagra.com sebuah situs Informasi Dunia Pendidikan akan memberitahu bahwa artikel ini bukanlah tafsir baru, melainkan tafsir yang diambil dari aplikasi al-qur'an yang mana hasilnya ditampilkan pada situs oviagra.com.

Kata An Nas merupakan "manusia" yang diambil dari ayat pertama, surat ini merupakan surat ke-114 dalam al-qur'an dan terdiri dari enam ayat, Surat An Nas disebut al mu’awwidzah ats tsaaniyah.

Asbabun Nuzul Surat An Nas

Menurut pendapat Hasan, Atha’, Ikrimah dan Jabir, Surat An Nas adalah surat makkiyah. Ini merupakan pendapat mayoritas. Namun ada juga yang berpendapat Surat An Nas adalah madaniyah berdasarkan riwayat Ibnu Abbas dan Qatadah.

Baca juga:

Tafsir Surat Al Falaq
Tafsir Surat Al Ikhlas

Kafir Quraisy Makkah berupaya mencederai Rasulullah dengan ‘ain. Yakni pandangan mata yang merusak atau membinasakan. Lalu Allah menurunkan dan mengajarkan Surat Al Falaq dan Surat An Nas ini kepada Rasulullah untuk menangkalnya. Ini asbabun nuzul yang menjadi tumpuan pendapat bahwa Surat An Nas makkiyah.

Keutamaan Surat An Nas

  • Menangkal Sihir
  • Sama seperti surat Al Falaq, surat ini juga termasuk dalam surat yang ampuh untuk menangkal sihir, hal ini diterangkan dalam sebuah hadis yang berbunyi, “Tidakkah kamu melihat ayat-ayat yang diturunkan di waktu malam dan tidak ada bandingannya sama sekali. Ialah Surat Al-Falaq dan Surat An-Nas.” (HR. Muslim).

  • Melindungi Diri Dari Godaan Setan
  • Dengan mengamalkan surat An-Nas, maka dapat menjauhkan kaum muslimin dari godaan atau hasutan buruk. Baik yang datang manusia, setan, maupun jin. Hal ini diterangkan dalam sebuah hadis yang berbunyi, “Telah diturunkan kepadaku ayat-ayat yang tidak semisal dengannya yaitu Al Mu’awwidataini (surat An Naas dan surat Al Falaq).” (H.R Muslim no. 814, At Tirmidzi no. 2827, An Naasa’i no. 944).

Tafsir Surat An Nas Ayat 1-6

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ

Arti dari Surat An Nas Ayat 1 adalah Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan-nya manusia,

Tafsir Ibnu Abbas dari Surat An Naas Ayat 1 adalah Katakanlah, Aku berlindung kepada Rabb manusia, Qul a‘ūdzu (katakanlah, Aku berlindung), yakni katakanlah, hai Muhammad, aku mencari perlindungan. Menurut yang lain, aku memohon perlindungan. Bi rabbin nās (kepada Rabb manusia), yakni kepada Tuhan seluruh jin dan manusia.

مَلِكِ النَّاسِ

Arti dari Surat An Nas Ayat 2 adalah Raja manusia.

Tafsir Ibnu Abbas dari Surat An Naas Ayat 2 adalah Raja manusia, Malikin nās (Raja manusia), yakni Raja seluruh jin dan manusia.

إِلَهِ النَّاسِ

Arti dari Surat An Nas Ayat 3 adalah Sembahan manusia.

Tafsir Ibnu Abbas dari Surat An Naas Ayat 3 adalah Tuhan manusia, Ilāhin nās (Tuhan manusia), yakni Pencipta seluruh jin dan manusia.

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ

Arti dari Surat An Nas Ayat 4 adalah dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi.

Tafsir Ibnu Abbas dari Surat An Naas Ayat 4 adalah Dari kejahatan si pembisik yang biasa bersembunyi, Miη syarril waswāsi (dari kejahatan si pembisik), yakni setan. Al-khannās (yang biasa bersembunyi).

الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ

Arti dari Surat An Nas Ayat 5 adalah yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.

Tafsir Ibnu Abbas dari Surat An Naas Ayat 5 adalah yang membisikkan ke dalam dada-dada manusia, Alladzī (yang) apabila Disebut Nama Allah, ia bersembunyi dan menutupi dirinya. Namun, apabila tidak Disebut Nama Allah …. Yuwaswisu fī shudūrin nās (membisikkan ke dalam dada-dada manusia), yakni ke dalam dada-dada makhluk.

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Arti dari Surat An Nas Ayat 6 adalah dari (golongan) jin dan manusia.

Tafsir Ibnu Abbas dari Surat An Naas Ayat 6 adalah dari (kalangan) jin dan manusia. Minal jinnati wan nās (dari [kalangan] jin dan manusia), yakni ia membisikkan ke dalam dada jin sebagaimana ia membisikkannya ke dalam dada manusia. Kedua surah ini (al-Falaq dan an-Nās) diturunkan berhubungan dengan Labid bin al-A‘sham, seorang Yahudi yang pernah menyihir Nabi saw.. Lalu Nabi saw. membacakan kedua surah ini untuk menghancurkan sihirnya. Alhasil, Allah Ta‘ala pun Menghilangkan pengaruh sihir itu dari beliau.

Itulah artikel oviagra.com sebuah situs Informasi Dunia Pendidikan yang menampilkan tentang asbabun nuzul, kelebihan atau keutamaan surat, serta arti dan tafsir surat An-Nas. Semoga yang sedikit ini dapat menjadi bahan dakwa dan bermanfaat bagi kita semua. Amiin.

Berbagi itu indah:

Comment Policy:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Buka Komentar
Jangan Diklik!

Menarik Untuk Dilihat:

PrivacySitemap
©2021 INFORMASI DUNIA PENDIDIKAN